Featured Posts

permainan sepak bola 2014 - Tubruk Cruz Azul 4-0, Madrid... Real Madrid memastikan diri luput di final Piala Dunia Antar pasukan sehabis menginjak-injak Cruz Azul. Via gol-gol dari Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, & Isco, Madrid menang 4 gol tanpa...

Read more

Cara daftar sbobet - Dominion Bayern Bikin Augsburg... Bayern Munich dapat menyentak status juara musim dingin (Herbstmeister) tamat mengalahkan Augsburg 4-0. Pernah menyandingkan Bayern pada babak mula-mula, Augsburg walhasil kalah risiko dominasi seluruhnya...

Read more

Sbobet asia - Mihajlovic yang Jeli Menggantikan Siasat... Hasil imbang diraih Juventus momen menghalangi tingkatan 4 Serie A, Sampdoria, pada Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berjaya mengembat poin via terjangan...

Read more

Cara menang taruhan bola - Setan Merah Melawan Si Merah:... Premier League minggu ke-16 bakal menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United dan Liverpool, di Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB nanti. Kompetisi yang diprediksi akan berjalan sengit mempertimbangkan...

Read more

pasaran bola - Pertahanan Buruk Si Merah Memudahkan... Kerinduan Liverpool bakal Liga Champions sudahnya surut sedikit demi sedikit. Daripada pembukaan mereka telah rumit menahan lawan “gampang” diantaranya Ludogorets, lebih-lebih lagi pemain bertabur...

Read more

  • Prev
  • Next

permainan sepak bola 2014 – Tubruk Cruz Azul 4-0, Madrid di Final

Category : Artikel

Real Madrid memastikan diri luput di final Piala Dunia Antar pasukan sehabis menginjak-injak Cruz Azul. Via gol-gol dari Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, & Isco, Madrid menang 4 gol tanpa balas.test1

Saat pertarungan yang berlangsung dalam Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampil relatif kuat. Los Blancos termasuk memiliki 20 attempts (13 on target) sejauh kompetisi. Sementara, Cruz Azul punya 15 attempts sepanjang perjuangan, hanya saja penyelesaian kesudahan yang buruk cuma menciptakan lima di antaranya akurat sasaran.

Madrid sudah unggul 2 gol tanpa balas di episode pertama. Gol mula-mula mereka diciptakan oleh Sergio Ramos di menit ke-15, sementara gol kedua mereka diciptakan oleh Karim Benzema di menit ke-36.

Gol Ramos diawali sama satu buah depakan lepas dr sisi kiri pertahanan Cruz Azul. Sepak terjang lepas tersebut lalu dieksekusi sama Toni Kroos & membubung ke daerah depan gawang Cruz Azul. Ramos lalu menanduknya & menyampaikan Madrid keberhasilan 1-0.

Setengah jam pertandingan melintas, Kroos memiliki peluang melalui tendangan atas luar kotak penalti. Akan tetapi, tendangannya tetap siap diamankan oleh kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Di menit ke-35, Benzema memperbesar keberhasilan Madrid sebagai 2-0. Dani Carvajal menjadi pemeran diperlukan pada gol ke-2 ini. Menusuk daripada sebelah kanan, Carvajal menyamarkan tiga orang tokoh lawan pra kesudahannya mencopot umpan silang. Sasaran yg dilepaskan sama Carvajal ini setelah itu disambar sama Benzema dgn sepakan kaki kanan.

Lima menit kemudian, Cruz Azul mendapatkan penalti sehabis Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos pun mendapatkan kartu kuning. Meskipun demikian, penalti yg dieksekusi oleh Gerardo Torrado gagal. Tendangannya masih bisa ditepis Iker Casillas

Tatkala episode ke-2, tepatnya di menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul lewat gol ke 3 yg diciptakan oleh Gareth Bale.

Gol datang atas ofensif dalam sisi kiri yg dibangun sama Isco juga Benzema. Bola dan kemudian diberikan terhadap Cristiano Ronaldo yang berlari di sisi sayap. Ronaldo lantas mengelakkan umpan silang ke depan gawang dan Bale menyambutnya dgn sundulan.

Sekalipun tertinggal 3 gol, Cruz Azul tak berubah menjadi defensif. Sebaliknya, mereka tetap tampil ofensif. Tujuh menit sesudah gol Bale, Mariano Pavone mendapatkan kesempatan. Tetapi, sundulannya tetap menyisih.

Selain perundingan kesudahan yang jelek, Casillas tampak apik dalam membubarkan serangan-serangan tokoh Cruz Azul. Berdokumentasikan, kiper internasional Spanyol itu melaksanakan lima penyelamatan sepanjang pertentangan.

Di dalam menit ke-66, Cruz Azul memiliki peluang lewat sepak Pablo Barrera daripada luar kotak penalti. Celaka buat Barrera, tendangannya tengah menyampuk tiang gawang.

Barrera balik mendapatkan kesempatan lima menit sesudah itu. Tapi, lagi-lagi gagal menembus jala Madrid. Kali itu, tendangannya atas sisi kanan masih bisa diamankan Casillas.

Ronaldo pula pernah meraih 2 peluang setelahnya. Akan tetapi, ke-2 peluang bintang sumber Portugal itu tdk memicu impak. Gol keempat Madrid hasilnya lahir bukan dari kaki maupun kepala Ronaldo

Yakni Isco yang membuat gol keempat Madrid dalam menit ke-72. Meskipun tidak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi menjadi penyumbang assist. Ronaldo dengan ada di sisi kiri menyampaikan bola pada Isco yang tampil di luar kotak penalti. Selesai mengarungi dua orang tokoh Cruz Azul, Isco kemudian menggeser sepak terjang datar serta menghasilkan Madrid unggul 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Cara daftar sbobet – Dominion Bayern Bikin Augsburg Kelelahan

Category : Artikel

Bayern Munich dapat menyentak status juara musim dingin (Herbstmeister) tamat mengalahkan Augsburg 4-0. Pernah menyandingkan Bayern pada babak mula-mula, Augsburg walhasil kalah risiko dominasi seluruhnya Die Roten.test1

Munich melanjutkan prosesi mereka di Bundesliga musim ini dengan sampai ke SGL Arena, bertanding menentang FC Augsburg. Penerbangan jarak pendek ke metropolis Augsburg (yg terletak pada negara bagian yg sama dgn metropolis Munich; Negara Bagian Bayern) berhenti elegan.

Rombongan Pep Guardiola berjaya mencetak empat gol sekalian berjaya memelihara kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer berulang kali jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan gede itu berasa luar biasa soalnya Bayern meraihnya dari team penghuni kondisi ketiga di tabel klasemen sementara. Lain masalah, sambungan 3 poin dr kompetisi ini mengangkat Bayern menutupi status Herbstmeister (berdasar pada harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa mesti menjalani 17 laga, Bayern sudah makbul menyandang tingkat juara Hinrunde; juara babak pertama.

Impak pertentangan mengelak SC Freiburg juga FSV Mainz 05 tidak akan menggoyang stan jabatan Bayern pada teratas klasemen, terlebih walau VfL Wolfsburg setaraf seteru terdekat makbul menimba sembilan skor dari 3 pertarungan tersisa di paruh mula-mula. Bayern sementara ini punya keunggulan sepuluh poin daripada kompetitor terdekat mereka.

Dominasi Total juga Hari yang Wajar utk Neuer

“Saya merasa kalau semuanya semakin membaik atas hari ke hari, ” ujar Franck Ribery dalam satu wawancara yg hasilnya dimuat di web resmi Bundesliga pada bulan November yg lalu. Tontonan Bayern telah tumbuh pada haluan yang jauh lebih bagus karena setiap pemain udah makin elok mengetahui satu sama lain, sehingga permainan lebih lebih baik dr musim kemarin.

Unsur ini, pikir Ribery, adalah trik permainan super Bayern musim ini. Via penjelasan antar tokoh yang bagus, Bayern bisa menggalang bertambah besar gertakan karena mereka susah diterka. Unsur tersebut tentu tampak dalam pertarungan menggulung Augsburg, apalagi dalam babak perdana.

Kesepakatan antar pemain yang baik menghasilkan jalan bola demikian lancar. Tiap-tiap tokoh Bayern terus-menerus medapati kawan bagi diumpan, juga seringkali tokoh yg order bola ialah pemain yg hadir sangat bebas. Jangankan mendapatkan penguasaan dari lawan, meraih atensi pun gak. Dalam ronde pertama, Bayern luar biasa kerap menjunjung sasaran tak terduga.

Unsur ini memproduksi Bayern betul-betul menguasai jalannya pertarungan. Dalam episode ke 2, masalah tersebut dapat berlangsung sebab tekanan yang dikasih sama Augsburg sekutil mengendur. Terus melangkah demi mempersempit celah gerak serta menutup jalan sasaran Bayern yang dilakukan pada putaran pertama sepertinya udah menciptakan tiap-tiap tokoh Augsburg keletihan.

Tdk membingungkan jika setelah itu Bayern secara menyeluruh sanggup dengan seluruhnya mengendalikan jalannya laga. Apalagi statistik pertarungan pun menampakkan perlawanan yang amat transparan antara kedua pasukan.

1 masalah lain yg menyingkirkan Augsburg atas kemenangan (ataupun setidaknya kemenangan guna mencipta gol) yaitu penguasaan lini belakang Bayern. Augsburg ketahui jika tips terhebat guna mencuri gol atas Bayern ialah lewat ofensif balik. Mereka mempraktekkan cara tersebut. Cuma aja, usaha Augsburg gak sempat sukses.

Seandainya seluruh outfield player Bayern tak dapat menghalangi hantaman Augsburg pra bola menganeksasi tempat rawan, Manuel Neuer nggak ragu bagi tersembul menjauhi gawangnya. Dunia telah mengenalnya untuk penjaga gawang yg berani mengangkat risiko; Neuer menyiratkan pantauan tersebut pada duel ini.

Sbobet asia – Mihajlovic yang Jeli Menggantikan Siasat & Membentuk Dinding Kokoh

Category : Artikel

Hasil imbang diraih Juventus momen menghalangi tingkatan 4 Serie A, Sampdoria, pada Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin lebih dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berjaya mengembat poin via terjangan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin itu sempurna disesali Juventus. Pasalnya, selain membuat jarak antara mereka dan AS Roma menipis, ialah 1 angka, dampak draw ini menyudahi 25 kemenangan kandang sambung-menyambung Juve di Serie A. Terlebih lagi sebetulnya peluang unggul untuk Juve cukup gede sebab menguasai jalannya pertentangan.

Di babak pertama Juve begitu dominan. Hantaman demi terjangan langsung mengalir. Akan tetapi kiper Sergio Romero tampil cukup gemilang. Juga dalam putaran ke-2, regu didikan Sinisa Mihajlovic ini bisa menyimpuk titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ sehingga memaksakan perolehan seri.

Dinding Masif Sampdoria

Sampdoria mulai mula pertentangan makin memisah-misahkan guna mengunggulkan serangan pulih sebagai kuasa dalam mencipta gol. Blucherciati fokus dalam pertahanan dengan cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri dalam lini depan periode bertahan.

Ketika memperoleh gempuran, Sampdoria memakai sembilan tokoh dalam mendirikan tembok defensi atas tengah. Angelo Palombo silam main guna holding midfielder yg menarik langkah sejajar dengan bek tengah. Sementara Pedro Obiang bekerja menjadi pengganggu di lini tengah. Formasi kendati seolah beralih dari 4-5-1 memerankan 5-3-1-1.

Obiang sendiri melangkah fleksibel. Saat pemain tengah Juventus menguasai bola, ia hendak sebagai tokoh pertama yg mengganggunya. Namun begitu bola digulirkan ke kiri, ia bakal menarik langkah setara dgn tiga gelandang yang lain.

Siasat ini menciptakan Juve tidak dapat mengangkat umpan-umpan pendek di depan wilayah tempat penalti. Juventus betul2 lazim menaikkan Arturo Vidal atau pun Paul Pogba untuk menyertai Roberto Pereyra yang memerankan tokoh no. 10.

Dr ilustrasi di atas, Vidal serta Pereyra terlihat ada bertambah mendekati daerah box penalti dgn Morata ditugaskan sejajar pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah tatkala daerah kotak penalti cukup kecil. Sehingga Juve kendati makin bersabar buat menggelitik setiap pemain Sampdoria utk meninggalkan posnya.

Tetapi Juve beruntung memiliki gelandang-gelandang (serta juga Tevez yang giat turun ke tengah) dengan skill yg mumpuni pada hal melewati pemain lawan. Saat skema umpan-umpan singkat Juve tidak siap diperagakan, para pemain itu berinisiatif buat menggempur penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, & Marchisio makbul berbuat 2 dribble berhasil. Via keempat tokoh ini lini penjagaan Sampdoria agak kelimpungan, maka itu atas sinilah kesempatan per kesempatan Juve lahir. Hanya saja beruntung, Sampdoria memiliki kiper setangguh Romero. Dari lima depakan yang menentang di gawang, empat di antaranya mampu dihalau kiper tim nasional Argentina ini.

Gol Juventus sendiri dihasilkan dr sinopsis sasaran pojok. Claudio Marchisio mengirim umpan dalam Evra yg dan lalu menyambutnya dengan sundulan keras. Gol tersebut lebih kepada kejelian Evra dalam menelaah ruang sebab ia tampak daripada belakang. Sedangkan seorang fullback biasanya bakal menunggu dalam tempat sentral lapangan tempo mendapatkan sepak sudut utk mengatasi serang balik gesit.

Reparasi Kiat Menyergap Sampdoria

Kegagalan Sampdoria gak siap menyegel gol dalam bagian pertama yakni karena lambatnya transisi menyerang bertahan ke menyerang. Ketika Okaka atau Eder memiliki bola, tokoh lainnya sering terlambat utk menurunkan sasaran. Itu membuat Okaka maupun Eder sering kalah jumlah ketika ada di zona pertahanan milik Juve. Sampdoria pun alhasil seringkali dengan mudah kehilangan bola.

Cara menang taruhan bola – Setan Merah Melawan Si Merah: Pertentangan Sengit dalam Lini Tengah

Category : Artikel

Premier League minggu ke-16 bakal menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United dan Liverpool, di Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB nanti. Kompetisi yang diprediksi akan berjalan sengit mempertimbangkan lini tengah hendak jadi tulang punggung kedua pemain itu.test1

MU bakal menjamu Liverpool dengan kepercayaan diri tinggi ketika memenangi lima pertarungan terakhirnya pada Premier League. Sehabis sempat tersendat-sendat pada mula musim, tim Louis van Gaal tersebut udah duduk pada kondisi ketiga klasemen.

Berbeda dengan di team Liverpool, permainan budak asuh Brendan Rodgers itu masih belum kunjung membaik sampai liga beredar 15 minggu. The Reds mesti balik bersedia kemusnahan poin dalam kandang sendiri sesudah tampil imbang tanpa gol dgn Sunderland.

Mutu permainan Liverpool musim ini begitu bertolak belakang dengan musim lalu. Tenaga lini serang Liverpool yg luar biasa ditakuti lawan pada musim dahulu sedikit pun gak terlihat dalam musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Kedua pemain sama-sama datang ke duel itu dgn menghalangi perkara badai cedera. Di kubu MU, barisan tameng adalah divisi yg terkena dampak paling gede. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, & Phil Jones termasuk 5 tokoh bertahan United yang tengah harus bolos sebab cedera.

Selain tersebut, tetap tersedia Angel Di maria juga Jesse Lingard yg juga masih belum sanggup hadir menentang Liverpool karena cedera.

Tetapi dari Liverpool, Rodgers tetap dibuat pusing dampak para penyerangnya yg tidak kunjung sembuh. Dua penggempur sandaran mereka, Mario Balotelli juga Daniel Sturridge, tengah di perawatan, meskipun sejumlah kalangan mengeluarkan kalau Balotelli tepat mulai sembuh & kiranya hendak siap dimainkan dalam pertentangan Minggu malam kelak.

Dgn kondisi itu, Louis Van Gaal kemungkinan hendak terpaksa mempergelarkan Michael Carrick dalam barisan tameng. Carrick bakal melengkapi tiga tim pemain dalam barisan pertahan MU bersama Marcos Rojo dan Johny Evans. Kelihatannya bakal terlalu berisiko apabila Van Gaal menurunkan bek-bek muda ibarat Tyler Balckett ataupun Patrick McNair pada pertarungan yg sarat gengsi itu.

Mundurnya Carrick ke grup tambak akan menghasilkan tim gelandang dipercayakan sama Ander Herrera & Marouane Fellaini. 2 gelandang itu bakal menolong penguasaan Juan Mata yang bertugas menyusun terjangan Manchester United.

Berbeda dengan pada club Liverpool, sehabis tersingkir atas Liga Champions pasti saja mereka tak mau makin terperosok dalam Liga Inggris. Oleh sebab itu dari itu mereka mesti dapat memunculkan kebolehan terbaik yg dimiliki bagi dapat memiliki poin penuh.

Rodgers sepertinya hendak balik menghasilkan Lucas Leiva juga Jordan Henderson buat mengisi lini tengah Liverpool, adapun Steven Gerrard hendak balik ditempatkan sebagai gelandang serang pada belakang striker.

Pada sisi kanan & kiri, Raheem Sterling dan Coutinho hendak kembali diandalkan guna mengelola penetrasi ke jantung tambak Manchester United.

Oleh sebab itu masa ini yang menjadi masalah tinggal menjadikan siapa yg hendak dipercaya guna mengisi status penggempur. Rodgers mempunyai 2 pilihan dengan cukup runyam, Rickie Lambert maupun Mario Balotelli.

Lambert hari ini benar2 sudah tak setajam selagi masa jayanya pada Southampton. Tetapi penyerang berusia 32 tahun ini sudah menyampaikan kontribusi yang tak jelek dalam beberapa pertentangan terakhir Liverpool.

Adapun Balotelli yang dikabarkan sudah balik masuk berlatih, siap menyampaikan harapan lain buat Rodgers. Walaupun masih belum menunjukan ketajamannya dalam Liverpool, Balotelli termasuk pernah menunggingkan MU tatkala sedang melepaskan Manchester City.

pasaran bola – Pertahanan Buruk Si Merah Memudahkan Langkah Basel

Category : Artikel

Kerinduan Liverpool bakal Liga Champions sudahnya surut sedikit demi sedikit. Daripada pembukaan mereka telah rumit menahan lawan “gampang” diantaranya Ludogorets, lebih-lebih lagi pemain bertabur bintang, Real Madrid.test1

Semalam mereka pun kudu susut tahta di “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, selepas cuma main imbang 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool benar2 membutuhkan keunggulan dalam lolos di ronde 16 gede. Akan tetapi terjangan Fabian Frei dalam menit ke-25 malahan memelopori mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool makin terjal kala kompetisi sudah berjalan 1 jam. Lazar Markovic, yang baru masuk dalam ronde ke dua menggantikan Rickie Lambert, mesti diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

Suatu gol terjangan lepas atas Steven Gerrard dalam menit ke-81 sempat menyulut keinginan Liverpool, namun tetapi masalah itu tdk cukup dalam menyelamatkan The Reds di sesi perdelapanfinal.

Gerrard, yg diistirahatkan akhir pekan lampau, kembali dipasang sebagai starter oleh Brendan Rodgers. Mengenang hajat dalam menang, si kapten diberi kedudukan yg lebih menyerang juga ditempatkan di belakang striker, Lambert.

Berarti ini meninggalkan Joe Allen juga Lucas di status pada depan 4 bek, dgn Jordan Henderson & Raheem Sterling di sisi kanan & kiri. Dgn struktur tokoh ibarat tersebut, permainan melebar juga terlihat hendak memerankan kunci buat dua fullback mereka.

Namun persatuan kru tamu, mereka cuma mencita-citakan dampak imbang utk terlepas (dengan asumsi Ludogorets tak bakal menang besar menentang Madrid – yg sepertinya tdk butuh berbesar harapan).

Bek berpengalaman sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan pada bangku cadangan dan baru main pada ronde kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, dan striker muda, Bre’ el Embolo, pula bernasib setara dengan Samuel.

Pemandu Paulo Sousa betul2 ibarat menginstruksikan timnya dalam taksiran bertahan dalam babak mula-mula ini. Dengan menyandarkan banyak pemain muda, mereka jelas berniat utk memainkan permainan klise di dalam sepakbola tatkala kesebelasan sedang sampai ke kandang lawan: ofensif balik. Walaupun yg berlangsung justru sebaliknya, ia dianggap telah mampu membalas pertunjukkan Liverpool yang seperti tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Dalam bagian mula-mula Liverpool memeras keringat guna mengatur kesempatan, walau demikian sejumlah periode mereka terus-menerus tampil tergesa-gesa. Padahal pada babak ini mereka kian membendung bola (sejumlah 56%), mereka tak kerap mengunjungi penjagaan Basel.

Lambert serupa striker tunggal terlihat tersangkut sendirian dan hampir tak memiliki dukungan. Dalam episode perdana itu Liverpool benar2 main buruk juga sama sekali gak meraup peluang emas.

Ini ditunjukkan dengan jumlah operan di ruang penjagaan lawan. Meskipun poin yang dicetak sempurna banyak, diantaranya 80 operan, tetapi cuma 45 operan yang berhasil tepat sasaran. Bahwa dilihat makin rinci pula, operan mereka yang pergi ke arah tengah (menuju Lambert) dan ke dalam ruang penalti hampir selalu tidak berhasil.

Begitupun dgn nominal sepakan pada gawang. Liverpool hanya mampu menyusun 3 sepakan dengan dua di antaranya akurat incaran, itupun keduanya jatuh akurat dalam tengah-tengah pelukan kiper. Bandingkan dgn Basel yg di ronde mula-mula berhasil menobatkan 7 lesakan.

Performa mereka benar-benar membaik selesai turun minum. Alberto Moreno juga Markovic dimasukkan buat menaikkan ketangkasan. Banyak operan ke pertahan Basel pun menonjol, dengan 90 operan (64 di antaranya tepat bidikan). Tetapi setelah Markovic dikeluarkan, comeback hadir semakin memerankan fatamorgana beri “Si Merah”.

Agen 88 Tangkas – Tembok Jelek \\\\\\\’Si Merah\\\\\\\’ Menggampangkan Strategi Basel

Category : Uncategorized

Kerinduan Liverpool bakal Liga Champions akhirnya berkurang sedikit demi sedikit. Atas dahulu mereka telah rumit menghadapi lawan “gampang” bagaikan Ludogorets, apalagi club bertabur bintang, Real Madrid.test1

Semalam mereka pun harus surut tahta ke “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, setelah hanya main draw 1-1 dengan juara Swiss, Basel.

Liverpool memang mencita-citakan keunggulan utk terlepas ke bagian 16 besar. Walau demikian tendangan Fabian Frei pada menit ke-25 malahan mengintroduksi mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool tambah terjal saat laga udah beredar satu jam. Lazar Markovic, yg baru masuk di episode ke 2 mengoper Rickie Lambert, mesti diusir oleh wasit Bjorn Kuipers.

Satu buah gol terjangan lepas dari Steven Gerrard dalam menit ke-81 pernah menyulut hasrat Liverpool, tetapi hal tersebut gak cukup bagi melindungi The Reds ke episode perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir minggu kemarin, balik dipasang menjadi starter sama Brendan Rodgers. Mengingat kehendak guna unggul, si kapten diberi peran yang semakin menyerang serta ditempatkan dalam belakang striker, Lambert.

Berarti ini meninggalkan Joe Allen dan Lucas pada kondisi pada depan 4 bek, dgn Jordan Henderson & Raheem Sterling pada sisi kanan serta kiri. Dgn struktur pemain menyerupai tersebut, pertunjukan melebar juga terlihat hendak sebagai kunci bagi 2 fullback mereka.

Tetapi persatuan team tamu, mereka cuma memerlukan impak draw guna terlepas (dengan anggapan Ludogorets tdk akan menang besar menentang Madrid – yg tampaknya gak butuh berbesar harapan).

Bek profesional sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan dalam bangku cadangan dan baru bermain dalam sesi ke-2. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, serta striker muda, Bre’ el Embolo, pula bernasib serupa dengan Samuel.

Pelatih Paulo Sousa benar-benar sebagaimana menginstruksikan timnya utk persangkaan bertahan pada ronde pertama ini. Dengan memercayakan banyak tokoh muda, mereka jelas bermaksud untuk mempergelarkan permainan klise di sepakbola ketika pasukan selagi melawat di markas lawan: serangan balik. Walakin yg tercipta justru sebaliknya, ia dianggap udah berjaya membalas suguhan Liverpool yg sebagaimana tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Pada babak perdana Liverpool berjuang utk mengatur peluang, namun tetapi beberapa kali mereka terus-menerus tampak terburu-buru. Meskipun di ronde ini mereka semakin merangkup bola (sejumlah 56%), mereka tdk sering mengunjungi penjagaan Basel.

Lambert serupa striker tunggal terlihat tercampak sendirian dan hampir enggak mendapatkan dukungan. Dalam ronde perdana tersebut Liverpool benar-benar bermain jelek dan sedikit pun nggak meraup peluang emas.

Ini ditunjukkan dengan jumlah operan ke kawasan defensi lawan. Walakin angka yg dicetak lumayan besar, ialah 80 operan, namun demikian cuma 45 operan yg berjaya akurat sasaran. Bila dipandang lebih rinci pula, operan mereka yg menuju arah tengah (menyatroni Lambert) serta ke dalam kotak penalti hampir terus-menerus tidak berhasil.

Begitu juga dengan jumlah lesakan ke gawang. Liverpool hanya mampu menciptakan 3 lesakan dgn dua di antaranya tepat bidikan, itupun dua-duanya jatuh akurat pada tengah-tengah rangkulan kiper. Bandingkan dgn Basel yg di ronde perdana mampu menyusun tujuh tembakan.

Penampakan mereka memang membaik sesudah turun minum. Alberto Moreno serta Markovic dimasukkan buat menaikkan kecergasan. Jumlah operan ke pertahan Basel pun bertambah, dengan 90 operan (64 di antaranya pasti sasaran). Tetapi sesudah Markovic dikeluarkan, comeback tampak makin sebagai fatamorgana beri “Si Merah”.

Prediksi bola pasti – Dua Gol Van Persie Menemani MU Taklukkan Southampton

Category : Artikel

Manchester United pulang daripada kunjungannya ke Southampton dgn 3 poin tamat unggul 2-1. Robin van Persie oleh sebab itu satria kemenangan via dua golnya, sekalian menuntun timnya masuk di tiga gede Premier League.test1

Singgah ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) dinihari WIB, MU sejatinya kalah dominan dibandingkan tuan rumah. Whoscored menoreh pasukan besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dengan 46, 5% berbanding 53, 5%.

Urusan peluang kendati demikian. ‘Setan Merah’ terus-menerus mencopot tiga lesakan sejauh rivalitas dengan dua di antaranya mengarah di gawang juga berdampak gol. Sementara Soton memiliki 15 percobaan dengan empat yang tepat sasaran.

Van Persie menuntun MU memimpin lebih dahulu pada menit ke-12, sebelum kemudian disamakan oleh Graziano Pelle dalam menit ke-31. Meskipun langsung ditekan oleh tuan rumah, MU telanjurkan dapat mengembat gol ke 2 di menit ke-71 lagi-lagi oleh Van Persie.

Sebab kemenangan ini, MU bertambah ke susunan 3 bagi perdana kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menoreh nilai 28 dr 15 kompetisi, tertinggal lima poin daripada Manchester City tatkala status dua juga delapan poin dr Chelsea pada puncak klasemen. Sementara Soton kudu menjunjung kekalahan ke-3 dengan berturut-turut. Oleh kesudahannya mereka kendati susut pada tahapan lima dgn 26 poin.

Jalannya Pertandingan

MU datang ke markas Soton dgn diperkuat kembali Wayne Rooney tamat sembuh daripada cedera. Pada lini belakang, Louis van Gaal menyeleksi mempertontonkan bek muda Paddy McNair serta mengangkat John Evans pada kursi cadangan

Tuan rumah makin dahulu merusuhkan di menit ke-4. Sasaran silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long namun, bola masih melayang.

Terjangan on target pertama MU serta-merta berbuah gol pada menit ke-12. Semula Rooney berupaya merasuk pada sebelah kiri dgn menempuh Nathaniel Clyne. Tetapi bola sodorannya terlalu jauh & dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas berpikir melakukan back pass kepada Frasier Forster, tapi malapetaka baginya sepakannya terlalu lambat. Robin van Persie dengan cekatan mengejar bola dan menceploskannya pada gawang dari jarak dekat dgn menghancurkan Forster.

Sepak terjang balasan daripada Soton muncul 3 menit dan kemudian. Sasaran silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Sedang melenceng ke kiri.

Dalam menit ke-27 tuan rumah kembali meraih peluang. Umpan silang mendatar Dusan Tadic atas sisi kiri diterima Pelle di dalam tempat penalti & diakhiri dgn sepakan mendatar. Tetap mudah diantisipasi oleh David De Gea.

Upaya Soton menyamakan kedudukan berdampak pada menit ke-31. Sasaran silang Shane Long atas sisi kanan diterima Tadic yg kemudian menodongkan bola ke gawang, namun demikian diblok bek MU. Bola lalu menggelinding liar ke dalam lingkup Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia ini menendang bola keras-keras dari jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya di menit ke-35. Kekhilafan McNair kala menghendaki menyapu bola kian mengarahkannya ke Long yang berdiri cukup bebas di dekat gawang. Beruntung beri MU, sepakan Long melayang

Jelang babak pertama habis, MU menempatkan peluang lewat Van Persie. Menerima sodoran Ander Herrera pada sisi kiri di dalam tempat penalti, Van Persie mengelakkan percobaan dgn kaki kirinya. Hanya saja bola hanya menjamah jala samping.

Soton memperoleh kesempatan apik pada menit ke-52. Dari sisi kiri, Tadic mengirimkan umpan silang ke Long di tiang jauh yg tak terkawal. Dengan lepas Long menanduk bola di arah tiang, tapi digagalkan serta-merta cemerlang De Gea.

Bandar taruhan bola online – Waktu ini Kelompok Arsenal vs Hull Hadir pada Sesi Ketiga Piala FA

Category : Artikel

Ronde ketiga Piala FA mengumumkan ulangan partai final musim yg lalu, dengan juara menetap Arsenal bakal menyekat Hull City.test1

Bulan Mei yg lalu dalam Wembley, Arsenal menghabisi paceklik gelar juara dgn menggulung Hull 3-2 setelah bangkit dari ketinggalan. Musim ini ke-2 tim akan balik berhadapan, kali itu di Emirates di dalam partai babak ke-3.

Untuk perolehan pengundian lainnya, pemuncak klasemen Premier League Chelsea hendak menjamu club Championship Watford. Manchester City juga akan menyuguhi klub Championship yang lain, Sheffield Wednesday.

Sementara ini Manchester United, yang diposisikan setaraf team tamu, tetap kudu menanti pemenang atas partai replay sesi ke 2 antara Accrington Stanley lawan Yeovil Town. Tetapi Liverpool hendak mengunjungi pada pangkalan Wimbledon yg saat ini bermain pada League Two.

Perolehan pengundian itu juga mengutarakan turnamen antar tim-tim Premier League, dalam antaranya Everton versus West Ham United, Leicester City vs Newcastle United, serta Burnley vs Tottenham Hotspur.

Hasil pengundian babak ketiga Piala FA

Blythe Spartans v Birmingham

Southampton v Ipswich

Stoke v Wrexham

Charlton v Blackburn

Dover Athletic v Crystal Palace

AFC Wimbledon v Liverpool

Manchester City v Sheffield Wednesday

Aston Villa v Blackpool

Rotherham v Bournemouth

Huddersfield v Reading

Oxford/Tranmere v Swansea

Cardiff v Colchester

Bolton v Wigan

Sunderland v Leeds

Aldershot/Rochdale v Nottingham Forest

West Bromwich Albion v Gateshead

Burnley v Tottenham

Chelsea v Watford

Barnsley/Chester v Middlesbrough

QPR v Sheffield United

Accrington/Yeovil v Manchester United

Millwall v Bradford

Derby v Southport

Brentford v Brighton

Fulham v Wolves

Leicester v Newcastle

Scunthorpe/Worcester v Chesterfield

Everton v West Ham

Cambridge/Mansfield v Bury/Luton

Preston v Norwich

Doncaster v Bristol Rovers

Login sbobet – 10 Pemain Newcastle Buat Chelsea Kegagalan Perdana Musim Ini

Category : Artikel

Newcastle United melepaskan kekalahan perdana buat Chelsea musim ini. Main dengan 10 orang sejak menit ke-83, Newcastle unggul 2-1.test1

Kartu kuning kedua yang diterima Steven Taylor menghasilkan Newcastle tampil pada anggota tak lengkap mulai menit itu. The Magpies telah menang 2-0 momen itu, namun, Chelsea mempertipis skor menjadi 2-1 melalui sundulan Didier Drogba.

Unggul jumlah pemain, Chelsea langsung menumbuk tameng Newcastle. Tapi, mereka tidak berhasil merekam gol penyama posisi. Newcastle pun mengambil poin penuh berkat sepasang gol yang dilesakkan Papiss Cisse.

Kekalahan tersebut enggak memengaruhi stan jabatan Chelsea. Pasukan besutan Jose Mourinho tersebut masih ada pada puncak klasemen dgn koleksi peringkat 36 – tetap menang enam poin bagi Manchester City. Tapi, perbedaan enam poin ini dapat terpangkas jika City mengalahkan Everton dalam hari Minggu (7/12/2014) dinihari WIB.

Selama, Newcastle naik di barisan ketujuh dengan koleksi nilai 23.

Jalannya Pertandingan

Bertanding dalam St James’ Park, Sabtu (6/12/2014) malam WIB, Chelsea tampak dgn mayoritas tokoh utamanya, selain Nemanja Matic. Gelandang asal Serbia ini terkena rintangan main selepas menyimpan lima kartu kuning

Tanpa Matic, Jose Mourinho menimbun John Obi Mikel juga Oscar utk menyertai Cesc Fabregas. The Blues bermain relatif oke dalam episode mula-mula, menggoreskan 12 attempts ke gawang Newcastle, meski hanya dua dalam antaranya yg tepat sasaran.

Selama daripada sisi penguasaan bola, tdk ada perbedaan mencolok. Chelsea menang 58: 42, tetapi Newcastle sejumlah kesempatan berhasil mengancam tambak Chelsea.

Satu diantara peluang unggul Newcastle didapatkan sama Jack Colback tempo duel berjalan kira-kira setengah jam. Colback berlari menusuk lewat tengah dan menjemput umpan terobosan daripada Ayoze Perez. Sial buat Colback, tendangannya tengah mampu diblok sama kiper Chelsea, Thibaut Courtois.

Penjagaan ke-2 kesebelasan sama-sama bermain kukuh dalam sesi mula-mula. Tdk heran jika memandang banyaknya blok diusahakan dalam wilayah ruang penalti masing-masing.

Kala episode mula-mula tamat, Chelsea luang mendapatkan kesempatan lewat terjangan Oscar. Tapi, sepak terjang gelandang sumber Brasil ini masih menyamping. Kesempatan Oscar itu jadi satu di antara penuh kesempatan Chelsea di episode mula-mula dengan melebar dr incaran maupun ditangkap kiper Newcastle, Robert Elliot.

Jelas sekejap pra bagian pertama selesai, Elliot mendapatkan cedera sesudah berbuat sepak terjang gawang. Elliot tidak balik bermain di babak kedua dan posisinya digantikan sambil kiper debutan berumur 21 tahun, Jak Alnwick.

Alnwick unjuk kompetensi dalam menit ke-48 tempo Chelsea mendapatkan tendangan bebas. Dia menanjak atas gawangnya bagi menyepak bola dgn dilepaskan Fabregas ke dalam wadah hukuman Newcastle. Kesempatan Chelsea kendati tidak berhasil.

Pada menit ke-56, Chelsea balik mengancam melalui set piece. Ketika itu, sepakan lepas Fabregas diraih Mikel dgn sundulan. Celaka bagi Mikel, sundulannya masih menyisih.

Semenit berjarak, sekiranya Newcastle dengan memaksimalkan dgn elok peluang yg mereka punya. Satu buah sasaran dari kiri dgn dilepaskan sembari Sammy Ameobi disambar dengan Papiss Cisse pasti dalam depan gawang Chelsea.

Sasaran Ameobi ini tidak berhasil dihalau sambil setidaknya 3 orang2 bek Chelsea. Cisse kendati dgn senyap tinggal melesakkan bola pada gawang yg dikawal Courtois. Newcastle 1, Chelsea 0.

Chelsea mengunci pertahanan Newcastle dalam menit ke-75. Itu berjuang merombak defensi Newcastle melalui sasaran lambung & menyandarkan pantulan daripada Didier Drogba. Penyerang asal Pantai Gading itu mencopot bola pada Diego Costa dengan sundulan, namun sepakan Costa setelahnya sedang bisa diblok oleh Fabricio Coloccini.

Situs game online – Kritikan Keane yg Pedas

Category : Artikel

Sama laksana Morrissey, Keane gak sempat ragu hati buat menguraikan apa yg dia pikirkan. Jika Morrissey kerap meremehkan kolotnya susunan kehidupan dalam Inggris sana, atau mengritik keluarga kerajaan, oleh karena itu siapalah yg nggak pernah dikritik oleh Keane. Selaku pemain dan kapten Manchester United, dia menghasilkan perpisahan dengan mengritik transparan rekan 1 timnya hingga dengan membuat kuping si pelatih merahtest1

Sang pembimbing, Gaib Alex Ferguson, bukan orang sembrono. Seputar kariernya, dia terbiasa mengelola keberatan mengenai sikap wasit semasa dirasa merugikan timnya. Imbasnya, Ferguson berulang-ulang memiliki hukuman daripada federasi. Jika Ferguson yang tukang protes aja sampai dengan merah mengindahkan kritik Keane, entah gimana rekan-rekannya waktu itu.

Dengan dalil bagi mengayomi status pemain senantiasa mendukung, Ferguson kendati memutuskan buat meminta Keane angkat kaki. Kapten yg sempat memberikannya treble dalam 1999 itu dilepasnya jauh lebih ke Utara, ke Glasgow, guna bermain bersama Celtic.

Keane yg saat itu sudah meruntun senjakala kariernya tak bermain lama bersama Celtic. Selepas cuma bermain 10 kali dalam Liga Skotlandia bersama Celtic, Keane memutuskan buat purna karya. Perjuangan testimonialnya dalam United digelar pada tahun itu juga, di 2006, dan katanya jadi pertarungan testimonial teramat heboh ditonton dalam Inggris Raya.

Dengan kepergian Keane, gak tersedia lagi kapten pemarah dalam skuad United. Gak ada lagi kapten yang menghardik rekan-rekannya dgn julukan “udah kehilangan gairah karena tenggelam di dalam Rolex juga mobil mewah” tiap saat team tampil tanpa gairah. Ya, sekeras apa pun seruannya, atau pun semerah apa pun telinga dibuatnya, teriakan Keane sering kali benar.

Selepas terlaksana pemain, Keane mencoba menjadi peruntungan sejajar manajer. Namun, petualangan kariernya serupa manajer relatif kian sepi. Satu-satunya kesuksesannya yakni menjinjing Sunderland advertensi ke Premier League dalam 2007, selebihnya tidak ada lagi. Tak ada ingar bingar trofi diantaranya saat dia main dulu.

Meskipun demikian, ingar bingarnya sebagai seorang manusia sedang selalu ada. Seperti satu mesin yang tetap panas, bahan bakar Keane utk siap terus muncul yakni spirit bersama rasa bebasnya untuk bertingkah serta bersuara apa yang dia inginkan. Terutama begitu udah enggak sebagai seorang manajer kendati, Keane tdk merosot daripada sorotan. Otobiografi teranyarnya, yg mengritik besar orang2 yang sempat bertengkar dengannya, hanyalah satu motif kecil.

Tatkala masih memerankan asisten Paul Lambert pada Aston Villa, Keane dengan wajah lurus juga hampir gak berekspresi mungkir jabat tangan atas Jose Mourinho. Sebabnya simpel, pertandingan belum kelar waktu itu, sekalipun Chelsea selagi berada pada stan jabatan menang. Selesai kompetisi, Keane mengatakan jika Mourinho tentu udah kena libas apabila berlaku bagaikan tersebut dalam Sunday League –liga non-profesional yg dimainkan setiap hari Minggu.

Keane saat ini tak lagi sebagai asisten Lambert pada Villa. Via pernyataannya pekan dahulu, dia mengesahkan enggak sanggup fokus keseluruhan dengan takhta ganda yang saat ini dipegangnya: sejajar asisten manajer di Villa dan serupa asisten manajer pada skuad nasional Republik Irlandia. Alhasil, Keane menyeleksi guna melepas jabatannya dalam Villa.

Di timnas Irlandia kendati dia bukannya adem-adem saja. Pra pertandingan melawan Skotlandia, dia dikabarkan terlibat kemelut dengan fans dalam depan hotel kru sampai-sampai suatu ambulans didatangkan pada teritori masalah. Akan tetapi, Keane dinyatakan nggak bersalah di kegaduhan itu. Kubu timnas Irlandia kendati sinambung mengeloskan pemahaman dan pembelaan terhadap Keane.